Pas pertama kali saya ngeliat ini di timeline instagram saya, yang pertama terlintas di pikiran saya adalah: "HAHAHAH MODYAR KOWE HATER! KAPOKMU KAPAN!!!"
Terus dengan riang gembira saya share berita ini kemana-mana. Biar semua orang tau. Terutama orang-orang yang suka nge-troll di media sosial, ataupun yang baru niat mau bikin akun palsu buat maki-maki di media sosial.
Saya dari dulu termasuk yang belum paham sama trend hater ini. Maksude iya lah saya tahu rasanya benci sama seseorang. Saya juga nggak suka sama banyak manusia kok. Saya lebih seneng gaul sama kucing soalnya. Saya juga tau rasanya nggak suka sama artis tertentu. Tapi ya nggak terus saya maki-maki dia keleessss! Anjing aja kalau nggak ngerasa digangguin nggak bakal nggonggongin orang, ya kan?
Ada juga yang bilang, hater-hater yang mulutnya tajam suka maki-maki orang si sosial media itu biasanya pelampiasan karena kehidupan nyatanya yang berantakan. Karena nggak bahagia. Karena kalainan anu anu. Ya saya juga tuh nggak selalu hepi. Tapi saat nggak hepi saya juga nggak kemudian maki-maki orang lain yang nggak ada hubungannya dengan ketidak hepian saya. Nggak ada alasan yang bikin maki-maki orang itu bener loh. Kecuali kamu malaikat. Atau kamu mau didatengin malaikan?
