Translate

Thursday, November 26, 2009

Tentang Cina

sumber: http://www.beritaunik.net
Setelah putus dengan Mr. *tiiiitttt* enam bulan yang lalu (arghh...jari saya berkurang satu lagi --baca post sebelumnya--), saya sedikit kehilangan akal sehat. Terus terang saja saya patah hati. Hati saya hancur berkeping-keping, temans. Begitu juga dengan jari tangan saya dan kepala orang-orang di sekitar saya, hancur berkeping-keping.

Awalnya hanya karena merasa patah hati, kesepian, merana tiada duanya, pokoknya tanpa rasa cinta deh, saya menerima cinta seorang teman saya. Ummm...atau lebih tepatnya, anaknya teman bapak saya. Seorang pengusaha muda bergelimang harta warisan orang tuanya (sepertinya penjelasan saya sedikit lebay..). Sebenarnya saya kenal dia sudah bertahun-tahun. Sejak masih batita, kami sudah sering di pertemukan di acara-acara, baik formal maupun non-formal, yang melibatkan para bapak kami.

Diantara anaknya teman-teman bapak saya yang lain, Mr. cina ini termasuk yang paling dekat dengan saya. Yah paling tidak sebulan atau dua bulan sekali lah, kami meluangkan waktu untuk bertemu dan ngobrol-ngobrol. Kebetulan dia lain kota. Dan lumayan sering lah kami sekedar bersapa SMS atau chating-chating di malam buta.

Tapi tiga bulan terakhir, kami memang jadi lebih sering ketemu, karena dia mulai sibuk dengan usahanya di Jogja. Kebetulan juga, dia sudah sekitaran setahun putus dengan pacar sejak SMA-nya, dan saya juga sudah tiga bulan menjomblo dan menjadi tante gatel yang butuh donor kasih sayang. Yah...dengan segala situasi pendukung itu, jadilah kami pasangan yang berbahagia (tiga bulan yang lalu).

Tapi ternyata hubungan kami amat sangat tidak mulus. Kami terpaksa harus backstreet untuk menghindari para mantan pacar yang anoying dan mami-mami yang suka berlebihan dalam menanggapi kata "besanan dengan sahabat lama". Selain itu juga, saya masih bertempur dengan perasaan saya. Saat itu sih saya merasa ada yang salah. Bayangkan saja, teman main sejak batita tiba-tiba dilegalkan untuk mencium bibir saya. Yaiiiikkk...

Makin lama saya makin yakin saya tidak bisa meneruskan hubungan yang aneh ini, ya sudah saya putuskan saja... Saya memutuskan untuk menjanda eh..menante girang lagi.

Tapi menjomblo pun tidak semulus yang saya bayangkan..

Karena Mr. Cina adalah orang yang saya kenal hampir seumur hidup saya, saya amat sangat tidak rela donk, kalau harus putus hubungan pertemanan begitu saja! Saya pun mencoba kembali menjalin pertemanan. Saya menawarkan diri untuk menemaninya mengurus sesuatu (tentang bisnisnya) di Jalan Malioboro. Waktu itu jogja sedang puanasshhh terik menyengat. Mungkin neraka sedang mengadakan expo di JEC. Dan Mr. Cina yang gagah berani tersebut...mimisan! Karena tidak tahan panas.

Saya terpana melihatnya...

Seribu bunga di taman mendadak tumbuh di otak saya, dan kupu-kupu menggelitik perut saya... (saya lagi alergi ngomongin hati)

Saya memang cenderung terpesona bila melihat darah. Tapi bukan itu sebabnya. ...ada rasa baru yang muncul saat melihat dia mimisan. Oke..oke..mungkin terdengar sedikit aneh dan psikopat. Tapi detik itu juga saya jatuh cinta. Dan menyesal...kenapa dulu waktu ilfeel tidak saya tonjok saja dia sampai mimisan?

Karena rasa baru tersebut, saya mulai kembali mencoba merebut perhatian Mr. cina mimisan itu. Dan berhasil... Belum lama ini, dia mengajak saya kembali me review hubungan! Tapi, sebagai wanita jawa yang dididik dengan baik oleh orang tua saya, tentu saya tidak bisa dengan langsung mengiyakan ajakannya untuk balikan.

Saya mencoba memutar: "memangnya nggak susah buat kita kalau mau memulai lagi? Khan kita baru saja putus.."
Dan dia menjawab: "ohh..githu. Ya udah deh."

Weeewwww... Masa gag ada usahanya sama sekali?

Saya kelabakan donk, dan berusaha memperbaiki situasi: "ya bukannya githu.. Tapi khan kita harus benar-benar mikir sebelum melangkah. Apa kamu sudah benar-benar yakin atau.."
Dan dipotong dengan nyolot: "kamu tu nolak ya nolak aja!!"

KAMPRET!!!

Dan berakhirlah kisah cinta kami...

2 comments:

  1. aku kangen sama tulisan kayak gini ses XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya aku udah kehilangan kemampuan menulis hal memalukan tanpa dipikir dulu ses. Hahahaaa

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...